About this role
With 75 years of experience, our focus is on helping the most vulnerable children overcome poverty and experience fullness of life. We help children of all backgrounds, even in the most dangerous places, inspired by our Christian faith.
Come join our 31,000+ staff working in nearly 100 countries and share the joy of transforming vulnerable children’s life stories!
Employee Contract Type:
Local - Fixed Term Employee (Fixed Term)
Job Description:
Tujuan posisi Monitoring Evaluation and Learning Officer (MELO) Project THRIVE adalah untuk mendapatkan data secara rutin di tingkat masyarakat dalam rangka membangun dan melakukan sistem monitoring dan evaluasi berbasis masyarakat.
THRIVE : Transforming Harmful Cultural Practices for Resilient and Inclusive Villages for Every Child
Strategy Development & Planning (5%)
- Mendukung tim Program dalam membangun visi masyarakat layanan tentang pengembangan transformatif yang berfokus pada anak dan perencanannya.
- Mendukung Project Coordinator dalam memfasilitasi proses penyusunan rencana program pengembangan bersama masyarakat sesuai dengan desain program grant.
End Result
- AP Melakukan proses konsultasi bersama masyarakat
- AP memiliki Rencana Kerja / DIP final yang disetujui
- AP memiliki Rencana Anggaran Final yang disetujui
Resource Acquisition & Management/ Engagement/Project Management (5%)
- Menggunakan sumber daya yang ada secara efisien dan efektif.
End Result
- AP memiliki Data Project sesuai cakupan wilayah, yaitu Kab. SBD dan Kab. Manggarai. Data dapat digunakan untuk peningkatan kualitas program, akuisisi, management proyek serta kebutuhan data eksternal
Capacity Building/ Technical works (10%)
- Mendukung Project Coordinator dalam memfasilitasi pengembangan kapasitas kader dan masyarakat dalam hal monitoring dan evaluasi program.
- Memberikan pendampingan teknis bagi kader dan masyarakat dalam penguatan monitoring berbasis masyarakat.
- Berbagi pengalaman (kesuksesan dan tantangan) dalam penguatan monitoring program proyek melalui pertemuan koordinasi rutin, pelatihan bersama, seminar, dan kegiatan lainnya.
- Mendukung MEALC AP dalam membangun database program yang update dan dapat dipergunakan oleh seluruh tim AP dan THRIVE Project
End Result
- AP memiliki hasil refleksi dan pembelajaran tentang implementasi progam.
- MEALC AP bersama MEALO dapat memberikan dukungan teknis, alat, metode dan pendekatan yang tepat untuk pemangku kepentingan dalam memastikan kualitas program.
Accountability, Learning & Quality Assurance (60%)
- Berkoordinasi dengan MEALC dan Coordinator lainnya terutama di wilayah dampingannya dalam pelaksanaan monitoring dan evaluasi program.
- Mendokumentasikan materi proyek termasuk laporan dan pembelajaran di lapangan yang bisa digunakan untuk perbaikan perencanaan berikutnya.
- Melakukan monitoring secara teratur dan bisa membantu monitoring proyek dengan Melakukan pendampingan lapangan.
- Berkontribusi dalam pelaksanaan survey baseline, monitoring, dan evaluasi program di AP.
- Memfasilitasi Participative Learning bersama masyarakat untuk meningkatkan rasa kepemilikan terhadap program.
- Mendukung MEALC AP dan Project Coordinator dalam melakukan learning internal AP serta membantu proses dokumentasi hasil learning
- Melaporkan data monitoring dari masyarakat di desa kepada MEALC, Project Coordinator, dan Program Manager secara akuntabel dan valid.
- Mendukung MEALC dalam mendokumentasikan Complain Feedback Response Mechanism (CFRS) dan mengupate feedback tracker secara rutin.
- Berkontribusi dalam pembuatan laporan AP setiap bulan, kuartal maupun tahunan.
End Result
- Project memenuhi produk MEAL tepat waktu dan berkualitas termasuk Beneficiaries Tracking Table (BTT)
- Project memiliki pelaporan implementasi di lapangan berkualitas dan tepat waktu.
- Project memiliki dokumentasi proyek sesuai standard
- Project memiliki dokumentasi umpan balik yang terintegrasi dengan mekanisme umpan balik di ADP
- MEALO membagikan hasil MEAL secara berkala dan tepat waktu
Networking & Coordination (10%)
- Berkontribusi dalam membangun kemitraan dengan berbagai organisasi, institusi dan kelembagaan di tingkat desa yang dibangun berdasarkan kesamaan fokus untuk meningkatkan kesejahteraan anak dan keluarga, terutama bagi anak dan keluarga yang paling rentan.
- Memberikan informasi yang akurat tentang identitas organisasi.
- Meningkatkan pemahaman tentang situasi politik di wilayah pelayanan agar dapat menyikapinya dengan baik sebagai perwakilan organisasi
End Result
- AP memiliki kemitraan yang berjalan baik. Kemitraan ini bertujuan untuk berkolaborasi dalam pemenuhan kesejahteraan anak
- Mitra dan masyarakat memahami cara kerja Wahana Visi Indonesia sehingga program berjalan secara efektif
Management & Leadership (10%)
- Mengembangkan dan mengelola kesepakatan kinerja tahunan (annual performance agreement) sesuai dengan target dan indikator yang telah disepakati.
- Mendokumentasikan dan Melaporkan capaian program secara berkala, termasuk laporan bulanan terkait proses monitoring dan evaluasi kegiatan di lapangan kepada atasan.
- Hadir di wilayah pelayanan sebagai bagian dari kesaksian iman Kristen dalam mendukung pengembangan masyarakat demi kesejahteraan anak dan keluarga.
- Menumbuhkan dan memelihara semangat kerja tim yang positif, saling menghargai, dan peduli antar staf di unit maupun lintas departemen.
- Menjadi teladan dalam etika kerja, komunikasi, dan menjalin relasi yang sehat baik dengan rekan kerja internal maupun mitra eksternal.
- Menghidupi dan mempraktikkan nilai-nilai Kristiani serta mendukung kehidupan spiritual organisasi Melalui doa, pelayanan, dan komitmen iman dalam bekerja untuk masyarakat yang rentan.
- Mengelola seluruh potensi risiko yang terkait dengan implementasi program PEARL (termasuk fraud , safeguarding , serta risiko lainnya) sesuai dengan kebijakan, pedoman, dan standar organisasi.
End Result
- MEALO mampu bekerja dalam tim secara efektif.
- MEALO memiliki dan mempraktikkan nilai-nilai Kristiani serta mendukung kehidupan spiritual organisasi
- MEALO dapat menjalankan perannya sesuai kebijakan, pedoman, dan standar organisasi.
Kualifikasi
- Minimal pendidikan S1 di bidang Ilmu Sosial, Statistik, Kesehatan Masyarakat, Pembangunan Internasional, atau bidang lain yang relevan.
- Diutamakan merupakan kandidat lokal di Sumba dan Manggarai.
- Diutamakan memiliki sertifikasi atau pernah mengikuti pelatihan dalam Monitoring & Evaluation, seperti pelatihan M&E Toolkit, SPHERE,
- Memiliki pengalaman kerja minimal 3 tahun di bidang Monitoring, Evaluation, Accountability and Learning (MEAL), atau minimal 1 tahun sebagai fasilitator pemberdayaan masyarakat berbasis data.
- Berpengalaman menggunakan pendekatan berbasis hasil (Results-Based Management) serta alat ukur keberhasilan program.
- Bahasa Indonesia, dengan diutamakan apabila memiliki kemampuan berkomunikasi menggunakan Bahasa Inggris secara pasif.
- Mampu bekerja dalam lingkungan kerja multikultural dan inklusif, serta menunjukkan sensitivitas terhadap isu Gender Equality and Social Inclusion (GESI), baik dalam pengumpulan data maupun saat berinteraksi dengan komunitas.
- Mampu bekerja secara fleksibel di lapangan dan secara digital (daring), dengan akses internet terbatas jika diperlukan.
- Bersedia Melakukan perjalanan lapangan secara berkala ke wilayah intervensi program, termasuk daerah terpencil dengan akses terbatas.
- Mampu membangun relasi interpersonal yang kuat dan memfasilitasi diskusi kelompok secara partisipatif.
- Menguasai pendekatan dan metodologi pengembangan masyarakat serta mobilisasi komunitas, termasuk pengumpulan data berbasis komunitas.
- Memiliki kemampuan berpikir kritis, analitis, dan reflektif dalam menilai efektivitas program dan intervensi.
- Mampu mengoperasikan komputer dengan baik, termasuk Microsoft Excel (pivot table, dashboard), Word, dan PowerPoint.
- Menguasai aplikasi pengumpulan dan visualisasi data seperti: KoBoToolbox, CommCare, ODK Collect untuk survei lapangan.
- Power BI, Tableau, atau Google Data Studio untuk analisis dan pelaporan visual.
- Memahami prinsip MEAL, inklusi sosial, dan akuntabilitas kepada masyarakat (Community Feedback Mechanism).
Kebijakan Safeguarding
WVI menerapkan Kebijakan Safeguarding sebagai bentuk komitmen kami untuk melindungi penerima manfaat anak-anak dan orang dewasa. WVI tidak mentolerir segala bentuk kekerasan atau pelecehan terhadap anak-anak atau orang dewasa, termasuk eksploitasi atau pelecehan seksual, baik oleh staf atau orang lain yang berafiliasi dengan WVI. WVI juga berpartisipasi dalam Skema Pengungkapan Pelanggaran Antar-Lembaga (Misconduct Disclosure Scheme/MDS) yang diinisiasi oleh Steering Committee for Humanitarian Response (SCHR).
Applicant Types Accepted:
Local Applicants Only